Bupati Touna Serahkan 3.284  Sertifikat Tanah Kepada Warga di Dua Kecamatan

Bupati Touna, Mohammad Lahay Didampingi Kepala Pertanahan Touna, Rusli Saat Menyerahkan Sertifikat Tanah Warga
Bupati Touna, Mohammad Lahay Didampingi Kepala Pertanahan Touna, Rusli M. Mau Saat Menyerahkan Sertifikat Tanah Warga.Foto: Mohamad Arsal Nibi/Red.

TOUNA – Bupati Tojo Una-Una (Touna), Mohammad Lahay, SE, MM secara simbolis menyerahkan 3.284  sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga Kecamatan Ampana Kota dan Kecamatan Ulubongka, Selasa (25/01/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan di Taman JH Ampana ini, turut dihadiri Ketua DPRD Touna, Dr. Mahmud Lahay, SE., M.Si, Kepala Kantor Pertanahan Touna, Rusli M. Mau S.SiT, Danramil 1307-05 Ratolindo Kapten Inf. Muh. Jabir, Camat Ampana Kota H. Mohamad Awali, S.Sos, M.Si, Camat Ulubongka Moh.Idris Muslaini, S.Sos, perwakilan Kapolres Touna, perwakilan Kajari Touna, Kepala Desa/Lurah, Pimpinan BUMN/BUMD serta tamu undangan lainnya.

Bupati Touna, Mohammad Lahay dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah menargetkan kegiatan pendaftaran tanah di indonesia selesai tahun 2025 sebagai tertuang dalam instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2018 tentang percepatan pendaftaran tanah sistematik lengkap di seluruh wilayah indonesia.

“Termasuk di Kabupaten Touna menjadi kewajiban kita untuk merealisasikan program strategis nasional ini, khusus untuk Kabupaten Touna mendapatkan target 25.707 bidang. Ini merupakan target yang sangat besar perlu upaya kerja keras untuk merealisasikannya,” ucap bupati.

Bupati mengatakan,  saya sebagai Bupati Kabupaten Touna mendukung dan menginstruksikan kepada seluruh insantsi terkait, Para Camat, Kepala Desa/Lurah untuk bahu membahu memberikan dukungan sesuai dengan tugas, peran dan fungsi masing-masing.

“Hal ini, bertujuan agar bisa mengamankan aset berupa tanah masyarakat, badan, hukum, dan pemerintah baik daerah maupun pemerintah pusat dapat tercapai secara keseluruhan melalui kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL), ” kata Bupati.

Untuk itu, Saya mengucapkan selamat kepada masyarakat penerima sertifikat,  dan  berharap sertifikat ini dapat mengurangi dan bahkan menghilangkan sengketa tanah di wilayah Kabupaten Touna.

“Gunakanlah sertifikat ini dengan sebaik-baiknya, jika digunakan sebagai jaminan angunan di bank agar digunakan untuk keperluan yang produktif, dan dihitung dengan sebaik-baiknya, sehingga  pinjaman di bank tidak bermasalah yang mengakibatkan sertifikat tanah berpindah kepemilikan,” pesan Bupati.(Red/Man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.