Percepatan Vaksinasi dan Pencegahan/Penanganan Covid-19 Varian Omicron, Polres Touna Gelar Rakor Bersama Istansi Terkait

Percepatan Vaksinasi dan PencegahanPenanganan Covid-19 Varian Omicron, Polres Touna Gelar Rakor Bersama Istansi Terkait
Percepatan Vaksinasi dan PencegahanPenanganan Covid-19 Varian Omicron, Polres Touna Gelar Rakor Bersama Istansi Terkait.

TOUNA – Dalam rangka Percepatan Vaksinasi dan Pencegahan/Penanganan Covid-19 Varian Omicron di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Polres Touna menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama istansi terkait di Aula Endah Dharmalaksana Polres Touna, Rabu (16/02/2022)

Kegiatan tersebut dihadiri, Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy, S.I.K., M.I.K., Bupati Touna yang diwakili Asisten II Sekertariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Touna, Nawatsara Panjili, SE, M.Si, Ketua DPRD Touna yang diwakili Ketua Komisi 1 Ilham J. Lamahuseng, SE, Sekertaris Dinas Kesehatan Touna, Ishak W. Kanali, SKM, MM, Kepala Satpol PP Touna.

Hadir pula Para Kabag, Kasat, Kapolsek Ampana Kota, Kapolsek Ampana Tete, Danramil Ampana Kota, Danramil Ampana Tete, Camat Ampana Kota, Camat Ratolindo, Camat Ampana Tete, Kepala Puskesmas, organisasi keagamaan, organisasi pemuda, para wartawan dan tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy menyampaikan bahwa Kabupaten Touna untuk Capaian Vaksinasi sesulteng untuk Vaksinasi dewasa urutan 9 dan Vaksinasi untuk anak-anak urutan 13.

“Untuk, Permasalahan saat ini tingkat kedisiplinan protkes masyarakat menurun, pencapaian Vaksinasi rendah dan penyebaran Varian omicron sudah merebah/meningkat,” ucap Kapolres.

Kapolres mengatakan, dalam rangka percepatan Vaksinasi, Polres Touna telah melaksanakan pelayanan Vaksinasi di gerai-gerai pedesaan dan gerai Polres serta gerai mobile ataupun door to door.

“Sosialisasi/edukasi manual oleh Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa melalui medsos dan RRI dan PPKM berdasarkan intruksi mendagri,” kata Kapolres.

Lanjut kata Kapolres, strategi Polres dalam percepatan Vaksinasi yaitu mengoptimalkan manajemen Vaksinasi dengan terus laksanakan akselerasi di seluruh jajaran dengan teknik mobilisasi masyarakat peserta vaksin di gerai-gerai vaksin dan sosialisasi/himbaun kepada masyarakat khusunya lansia dan anak – anak terkait pentingnya Vaksinasi.

“Menguatkan sinergi dengan pilar -pilar di kewilayahan Polsek, Camat, puskesmas dan Koramil sebagai pelaksana utama dilapangan agar saling bekerjasama dalam pencapaian Vaksinasi,” lanjutnya.

Kapolres juga mengatakan bahwa Polres Touna mendukung dan siap membantu Pemda/Dinkes Kabupaten Touna.

“Strategi Polres Touna dalam penanganan/pencegahan Covid-19 (omicron) yaitu mengoptimalkan kembali pengawasan prokes 5 M diruang publik dengan giat rutin kepolisian patroli,sambang, dan inplementasi Barcode aplikasi peduli Lindungi dengan pendekatan persuasif dan Humanis,” katanya.

Kapolres menambahkan, pihaknya juga mendukung penerapan PPKM mikro sesuai intruksi Mendagri yaitu level Karakteristik PPKM sebagai dasar dilakukannya evaluasi Kebijakan penanganan Covid -19 di Wilayah Kabupaten Touna.

“Melaksanakan monitoring ketersediaan bor dan memastikan akses masyarakat terhadap obat – obatan dan alkes Jangan sampai terjadi kelangkaan serta mendukung dan siap membantu Pemda/Dinkes Touna dalam giat penanganan/pencegahan covid -19,” tambahnya.

Diakhir amanatnya, Kapolres menghimbau kepada Para Camat dan Kepala Desa punya tanggungjawab melindungi masyarakat.

“Kami juga berharap kepada anggota DPRD membantu mensosialiaskan/mengedukasi masyarakat untuk melaksanakan Vaksinasi,” tutupnya.

Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Touna, Iswak W. Kanali dalam materinya menyampaikan bahwa Covid varian omicron memiliki tingkat keparahan yang lebih rendah dibandingkan varian delta.

“Namun, Covid Varian omicron memiliki tingkat penularan 5 kali lebih tinggi dibandingkan varian delta,” ucapnya.

Ishak mengungkapkan, untuk Vaksinasi dosis kedua dan ketiga belum mencapai target, sedangkan Vaksinasi pada kategori lansia dosis 1 maupun dosis 2 masih rendah.

“Jadi masih ada beberapa wilayah Kecamatan di Kabupaten Touna belum mencapai target pelayanan vaksinasi covid 19 dosis 1 minimal 70%,” ungkapnya.

Ilham mengatakan, bahwa strategi pencegahan dan pengendalian Covid-19, harus ada kolaborasi peran pemerintah dan masyarakat dalam melaksanakan 3 T ( Tracing, Testing dan treatment).

“Melaksanakan program Vaksinasi Covid-19 dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan infeksi covid-19 3M/5M,” ujarnya.

Sementara itu, Asiten II Setdakab Touna, Nawatsara Panjili mengucapkan terimaksih, kepada semua pihak, tanpa dukungan dan kerjasama dari semua pihak Vaksinasi tidak akan terlaksana.

“Untuk itu, dalam pelaksanaan Vaksinasi ini, masyarakat harus selalu diedukasi terkait Vaksinasi,” ucap Asiten II Setdakab Touna, Nawatsara Panjili.

Nawatsara Panjili mengatakan, masih ada beberapa Desa yang pencapaian Vaksinasi masih sangat rendah.

“Seperti Desa Uematopa dan Desa Kasiala, sehingga perlu cara baru bagaimana mengedukasi masyarakat agar melakukan Vaksinasi,” katanya.

Dia juga mengatakan, terkait hal ini, Pemda Touna akan melakukan rapat bersama Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Puskesmas.

“Kami berharap dukungan semua pihak untuk percepatan Vaksinasi di Kabupaten Touna,” tutupnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.