Sekda Touna Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas 2022

Sekda Touna, DR. Hj. Sovianur Kure, SE, M.Si Saat Memimpin Hardiknasi 2022 di halaman Kantor Bupati Touna.

TOUNA – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang sebelumnya diperingati setiap tanggal 2 Mei, bergeser tahun ini.

Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menetapkan bahwa pelaksanaan upacara Hardiknas diadakan Jumat (13/05/2022) karena 2 Mei bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) menggelar upacara peringatan di halaman kantor Bupati Touna dan bertindak sebagai Pembina Upacara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Touna,  DR. Hj. Sovianur Kure, SE, M. Si.

Penetapan Hardiknas tersebut dilatarbelakangi oleh sosok yang berjasa dalam dalam dunia pendidikan Indonesia, yakni Ki Hadjar Dewantara yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889.

Ki Hadjar Dewantara dengan semangat ‘Tut Wuri Handayani’ berhasil menegakkan pondasi pendidikan di Indonesia.

Saat membacakan pidato Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Sekda Touna, Sovianur mengungkapkan, selama dua tahun terakhir banyak sekali tantangan yang harus dihadapi bersama, yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa kita semua dapat mengatasinya.

“Hari ini saudara-saudariku adalah bukti-bukti bahwa kita jauh lebih tangguh dari semua tantangan lebih berani dari rasa ragu dan tidak takut untuk mencoba kita tidak hanya mampu melewati, tetapi berdiri di garis depan untuk memimpin pemulihan dan kebangkitan di tengah hantaman ombak yang sangat besar kita terus melautkan kapal besar bernama merdeka belajar ,yang di tahun ketiga ini telah mengunjungi pulau-pulau di seluruh Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan, kurikulum merdeka yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran kurikulum mereka sudah ditetapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidik di seluruh Indonesia.

“Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan anak-anak. Kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena assessment nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk menghukum guru atau murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman 3 dosa besar pendidikan,” jelasnya.

“Semangat yang sama juga sudah kita dengar dari para seniman dan pelaku budaya yang sekarang mulai bangkit lagi mulai bekerja lagi dengan lebih merdeka itu semua berkat kegigihan kita untuk melahirkan terobosan Dana Abadi untuk mengembangkan kebudayaan dan kanal budaya pertama di Indonesia, dampaknya sekarang tidak ada lagi batasan ruang dan dukungan untuk berekspresi untuk terus menggerakkan pemajuan kebudayaan,” tuturnya.

Ia menjelaskan, bahwa semua perubahan positif yang diusung bersama ini tidak hanya dirasakan oleh para orang tua, guru, dan murid di Indonesia tetapi sudah digaungkan sampai ke negara-negara lain melalui presidensi Indonesia di Konferensi Tingkat Tinggi G20 tahun ini.

“Kita membuktikan diri bahwa kita tidak lagi hanya menjadi pengikut, tetapi pemimpin dari gerakan pemulihan dunia,” paparnya.

“Langkah kita hari ini sudah semakin serentak laju kita sudah semakin cepat, namun kita belum sampai di garis akhir. Maka tidak ada alasan untuk berhenti bergerak meski sejenak ke depan masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar serta rintangan yang jauh lebih tinggi dan kita akan terus memegang komando memimpin pemulihan bersama bergerak untuk Merdeka belajar,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Touna yang diwakili KBO Sat Samapta, Para Asisten, Staf Ahli,  Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Touna, Sekertaris DPRD Kabupaten Touna, Direktur RSUD Ampana, Camat se-Kabupaten Touna, Kepala Sekolah tingkat SD, siswa siswi SD, serta media cetak dan elektronik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.