Dua Pelaku Pencurian yang Resahkan Warga Touna Akhirnya Diringkus Polisi

Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy, SIK, MIK bersama Kasat Reskrim Iptu Muhammad Kasim, SH Pada Saat Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Pencurian Yang Meresahkan Warga Touna.

TOUNA – Dua pelaku tindak pidana pencurian yang membuat resah warga masyarakat Kabupaten Touna berhasil diringkus oleh Team Tekab Tinombala Satreskrim Polres Touna, pada Kamis 14 Juli 2022 sekitar Pukul 17.00 Wita.

Dua terduga pelaku yaitu berinisal AS alias Burhan (30) warga Jalan Toba Permata, Kelurahan Uemalingku, Kecamatan Ratolindo dan UL alias Tusi (39) warga Dusun Banjar, Desa Pusungi Kecanatan Ampana Tete, Kabupaten Touna.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy, SIK, MIK, didampingi Kasat Reskrim Polres Touna, Iptu Muhammad Kasim, SH pada saat konferensi pers bersama awak media, Kamis (28/7/2022) di Rupatama Polres Touna.

Riski mengungkapkan, hasil keterangan tersangka mengakui perbuatanya telah melakukan tindak pidana pencurian di tujuh TKP.

TKP pertama Rumah di Desa Sansarino, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Touna, Pada Hari Minggu Tanggal 19 Desember 2021 pukul 03.00 wita, kemudian uang yang diambil sekitar Rp. 13.700.000,- (tiga belas juta tujuh ratus ribu rupiah).

Kedua Kios di Desa Sansarino, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Touna, Pada hari Rabu tanggal 29 Desember 2021 pukul 03.30 wita, kemudian tersangka 2 bungkus rokok yang berbeda, minuman gelas, dan uang Sekitar Rp. 70.000,- (tujuh puluh ribu rupiah).

Ketiga Kios di Desa Sansarino, Kecamatan Ampana Kota, Kab. Tojo Una Una, Pada hari Rabu 12 januari 2022 pukul 03.30 wita, tersangka mengambil barang berupa uang sekitar Rp. 13.000.000,- (tiga belas juta rupiah).

Keempat Rumah di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Bailo, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Touna, Pada hari Sabtu 19 maret 2022 pukul 03.00 wita, tersangka mengambil uang sekitar Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah).

Kelima 3 Rumah di Desa Uebone, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Touna, Pada hari Minggu 15 mei 2022 sekitar pukul 03.00 wita, tersangka uang sebesar Rp. 2.900.000,- (dua juta sembilan ratus ribu rupiah), uang sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah ) dan uang sekitar Rp. 1.300.000,- (satu juta tiga ratus ribu rupiah).

Keenam di Rumah di Jalan Toba Permata, Kelurahan Uemalingku, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Touna, Pada hari Kamis 21 April 2022 sekitar pukul 03.00 wita, tersangka mengambil uang sekitar Rp. 13.000.000,- (tiga belas juta rupiah) dan cincin emas 3 buah, serta kalung emas 1 buah.

“Ketujuh Rumah di Dusun Kayunyole, Desa Podi, Kecamatan Tojo, Kabupaten Touna pada hari Selasa 17 Mei 2022 sekitar pukul 02.30 wita, tersangka mengambil barang berupa uang sekitar Rp. 40.000.000,- (empat puluh juta rupiah) dan 1 buah kalung emas serta 1 buah anting-anting,” ungkap Kapolres.

Riski menjelaskan, bahwa tersangka melakukan aksinya dengan sasaran rumah dan kios secara acak yang terlihat sepi pada dini hari sekitar pukul 02.00 s.d 04.00 Wita atau jam rawan dan hanya mengambil uang dan emas.

“Tersangka memasuki sasaran dengan cara merusak atau membuka paksa jendela rumah/kios milik korban dengan menggunakan sebuah gunting,” jelasnya.

Riski mengatakan, untuk peran kedua tersangka yaitu tersangka UL alias TUSI melakukan tindak pidana pencurian tersebut, sementara tersangka ALS alias Burhan mengantar dan menjemput tersangka UL alias Tusi, dan pembagian hasil tindak pidana pencurian tersebut tergantung dari hasil tindak pidana pencurian yang didapat.

“Tersangka UL alias TUSI menggunakan Hasil tindak pidana pencurian tersebut untuk membeli lokasi tanah kintal dan membangun rumah di Desa Padang Tumbuo Kecamatan Ampana Kota dan hasil pencurian emas diberikan kepada tersangka ALS alias Burhan untuk digadaikan dipegadaian Ampana,” ujar Kapolres.

Riski menambahkan, barang bukti diamankan berupa 1 buah Handphone Nokia Warna Biru, 4 buah gunting, 1 buah senter kepala, 1 buah tas samping berwarna hitam, 1 buah baju kaos berwarna hitam, 1 buah celana pendek warna hitam, 1 buah Celena Pendek berwarna Biru, 1 buah Celana Panjang Berwarna hitam, 1 unit motor Yamaha Aerox warna silver, 1 buah Tas sandang warna merah milik korban, 1 buah Dompet warna coklat milik Korban dan 1 buah Dompet berukuran kecil warna abu-abu milik Korban.

“Untuk Keduanya dipersangkakan dengan Pasal 363 Ayat (2) KUHPidana atau Pasal 363 Ayat (1) ke-3, Ke-4, dan Ke-5 KUHPidana Jo Pasal 65 KUHPidana dengan ancaman hukuman dengan penjara paling lama 9 Tahun,” tutup Kapolres.(yya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.