Penangkapan Terbesar, Satresnakoba Polres Morowali, Amankan Sabu 2,29 Kg Bernilai 3,4 M

Konferensi Pers Kapolres Morowali di dampingi Kasat Narkoba dan Kasi Humas Polres Morowali.

MOROWALI – Jajaran Satresnarkoba Polres Morowali berhasil menangkap seorang kurir sabu sekaligus dengan Barang Buktinya (BB) seberat 2, 295 Kg, yang jika di kalkulasi total penjualan bernilai Rp.3,4 Miliyar (M).

Penangkapan kali ini terbilang merupakan penangkapan terbesar diwilayah hukum Polres Morowali, patut di apriasi dan merupakan prestasi gemilang dimasa kepemimpinan AKBP Suprianto, SIK, MH sebagai Kapolres Morowali saat ini yang baru menjabat kurang lebih 1 selama bulan.

Dalam Konferensi Pers di Mapolres Morowali, Senin (01/08/2022), Kapolres Morowali AKBP Suprianto, SIK., MH didampingi Kasat Narkoba Polres Morowali Iptu Anton Muwala, S.Kom, menjelaskan bahwa barang haram tersebut berasal dari Medan dibawa pelaku inisial MW (23) pria asal Aceh itu, melalui bandara Kualanamu Medan yang dibungkus didalam koper menuju bandara Maleo Morowali.

Pengungkapan ini berhasil dilakukan setelah menerima informasi bahwa akan ada transaksi Narkoba jenis sabu yang baru tiba di bandara Maleo Morowali. Saat itu, Personil Satresnarkoba Polres Morowali yang sudah berada di titik dilokasi langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku pada tanggal 30 Juli 2022.

“Berdasarkan hasil penggeledahan badan dan barang bawaan terduga MW di temukan 12 bungkus besar plastik cetik bening berisikan Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2, 295 Kg di dalam koper pakaian milik terduga MW bersama 1 unit Handphone merk infinix warna biru,” ungkap Kapolres didampingi Kasi Humas Polres Morowali Iptu Agus Taufik serta sejumlah personil Satresnarkoba Polres Morowali.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap pelaku bahwa dirinya diarahkan oleh seseorang Mr. X untuk membawa sabu tersebut dengan imbalan yang cukup menggiurkan. Pelaku MW di janjikan upah oleh Mr.X sejumlah uang sebesar Rp. 110.000.000, dimana di awal Mr X telah memberikan uang kepada pelaku sejumlah Rp. 20.000.000 dan sisanya Rp. 90.000.000 diserahkan setelah BB tersebut berhasil sampai ke tujuan.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 112 UU Narkotika dan pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 Tahun sampai 20 Tahun penjara,” tegas orang nomor satu di Polres Morowali tersebut.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.